Waarschuwing!!!

Blog ini tidak diperuntukkan kepada:

1. Yang tidak/belum bisa membaca

2. Yang tidak suka sama isinya atau backgroundnya

3. Yang tidak memiliki nyali untuk membuka blog ini



Jika Anda ingin membaca blog ini, persiapkan mental Anda, serta harus kuat rohani dan jasmani.

Monday, February 8, 2010

Quotes

“Hidup adalah drama penuh improvisasi, tanpa skenario, tanpa tahu apa yang akan terjadi, siapa yang akan kau temui, atau tempat-tempat mana yang akan pijak. Katakan “ya.” Dan jika kau beruntung, kau akan bertemu dengan seseorang yang akan mengatakan “ya” kembali padamu. Apakah dengan berkata “ya” bisa menyebabkan suatu kesalahan? Ya, tentu bisa. Tapi, jangan takut membuat kesalahan. Ingat, kau tak bisa muda dan bijak dalam waktu bersamaan. Orang muda yang berlagak bijak dan mengerti tentang hidup, kebanyakan adalah orang-orang sinis. Mereka tidak akan belajar apapun. Karena sikap sinis berarti membutakan diri sendiri, penolakan terhadap dunia luar karena sebuah ketakutan jika dunia dunia luar akan menyakiti dan mengecewakan. Orang-orang sinis selalu berkata “tidak.” Tetapi dengan berkata “ya” berarti memulai sesuatu yang baru. Berkata “ya” mengantarkanmu pada pengetahuan baru. Jadi, selama kau mempunyai kekuatan, katakan, “ya..””

-Stephen Colbert-

“Aku tak takut pada kegagalan. Aku takut pada keberhasilan melakukan sesuatu yang tak berarti.”

-Dan Erickson-

“Keraguan bukanlah lawan keyakinan. Keraguan adalah sebuah elemen dari keyakinan.”

-Paul Tillich-

“Jenius adalah 1% dari inpirasi dan 99% keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.”

-Thomas Alfa Edison-

“ Tidak ada manusia yang pandai, kecuali dengan perbandingan dengan manusia yang mengerti lebih sedikit darinya.”

-Edgar Wtson Howe-

“Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.”

-Alexander Graham Bell-

“Satu kehidupan yang yang penuh kesalahan tak hanya lebih berharga, namun juga lebih berguna dibandingkan hidup tanpa melakukan apapun.”

-Alexander Graham Bell-

“Disiplin yang terbaik, bahkan mungkin satu-satunya disiplin yang benar-benar dapat dilaksanakan adalah disiplin diri.”

-Water Kiechel-

“Semangat yang luhur seringkali mendapat perlawanan dari orang lain yang berpikir biasa-biasa.”

-Albert Einstein-

“Rahasia terbesar dari kesuksesan adalah antusiasme. Jika kamu ingin memberi anakmu satu berkah, berilah dia antusiasme. Antusiasme adalah induk dari usaha, dan tanpanya hal-hal besar tank akan pernah tercapai.”
-Ralph Walda Emerson-

“Jangan lihat dimana kamu terjatuh, tapi dimana kamu tergelincir.”

-Preibahasa Afrika-

“Kamu harus lakukan hal-hal yang kamu pikir tidak bisa kamu lakukan.”

-Wleanor Roosvelt-

“Berilmu tetapi tidak bijaksan laksan setumpuk buku di punggung keledai.”

-Peribahasa Jepang-

“Bersabarlah lebih giat, maka akan ada hari esok yang membawa keberhasilan bagimu.”

-Thomas J. Watson, Jr.-

“Mempercayai diri sendiri adalah rahasia pertama untuk berhasil. Jadi, yakinlah kepada dirimu dan percaya dirilah.”

-Dr. Sukri Abdullah-

“Apa yang membuat hidup ini menyenangkan bukanlah melakukan hal-hal yang kita sukai, melainkan menyukai hal-hal yang harus kita lakukan.”

-Johann Wolfgamg van Goethe”

“Manusia senatiasa menjadi musuh bagi sesuatu yang tidak diketahuinya.”

-Ali bin Abi Thalib-

“Kebesaran bukan terletak pada kekuatan yang dimiliki, melainkan bagaimana mnggunakan kekuataan itu dengan benar.”

-Henry Ward Beecher-

“Tindakan nyata yang kecil lebih berguna daripada ide raksasa yang masih berupa rencana.”

-Duguet-

“Tepuk tangan dan pujian adalah hasil akhir yang didapat oleh orang berpikiuan pendek.”

-C. C. Lacon-

“Orang yang terdidik adalah orang yang mengetahuibagaiman mendapatkan pengetahuan ketika dirinya tidak tahu.”

-George Simmel-

“”Seni adalah jendela ke dalam jiwa manusia.”

-Claudia Johnson-

“Yang disebut orang besar adalah mereka yang bisa menggunakan orang lain untuk menyelesaikan pekerjaannya.”

-Don Pratt-

“Semua orang sudah memiliki kemampuan, tetapi hanya sedikit orang yang bisa menggunakannya.”

-Stevie Wonder-

“Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan.”

-Albert Einstein-

“Bercita-citalah selama masih sanggup bermimpi, karena itulah keindahan pikiran manusia. Lakukan sesuatu yang ingin kamu lakukan, karena disitulah kekuatan kemauan. Yakinlah dirimu untuk menguji batas keyakinan, karena disitulah keberanian untuk sukses.”

-Bernard Edmonds-

“Untuk meraih prestasi yang besar kita harus bermimpi, kemudian memvisualisasikan, lalu merencanakan, meyakini, dan melakukan.”

-A. Montapert-

“Karya besar di dunia ini umumnya dilakukan oleh seorang yang tetap melakukan ketika harapannya hampir putus.”

-Dale Carenegie-

“Belajar bisa untuk kesenangan, bisa untuk hiasan, bisa untuk memperoleh kemampuan.”

-Francis Becam-

Sweat-shop labourers paid just £2 a day to churn out £49 England kit

Sweat-shop labourers paid just £2 a day to churn out £49 England football kit

Sweat-shop labourers paid just £2 a day to churn out £49 England kit

IN SWEATSHOP: 16p-an-hour workers making England shirts
IN SWEATSHOP: 16p-an-hour workers making England shirts
LIKE A PRISON: Huge wall around slave labour factory keeps out prying eyes
LIKE A PRISON: Huge wall around slave labour factory keeps out prying eyes
SCANDAL: Shirts being made for £2 a day sold for £49
SCANDAL: Shirts being made for £2 a day are sold for £49

THE World Cup shirts worn by England's multi-million pound soccer stars and tens of thousands of fans are made by slumdog workers paid just £2 A DAY in a secret sweat-shop in Indonesia.

A News of the World investigation has traced the Football Association's newly-designed official Three Lions tops back to a slave labour factory that makers Umbro-owned by Nike- don't want YOU to know about.

Behind barbed wire fences patrolled by guards, more than 2,000 dirt-poor teenage girls and young mums toil for a sickening 16p AN HOUR, 12 hours a day, making the trendy shirts the FA is selling for £49 A TIME.

One told us: "We all work maximum overtime because the basic salary isn't enough to live on and keep our families. The work is very hard and the pay is not good but jobs are hard to get."

The machinists are watched constantly by patrolling supervisors ordered to fire anyone caught chatting or taking mobile phone pictures of their appalling conditions.

Fear

And at the end of their punishing factory shifts working at machines in a boiling hot factory with no air-condititoning they are ferried exhausted in ramshackle coaches back to the shanty towns where they live in squalor. All the workers we spoke to were frightened to talk about their slave labour for fear of losing their jobs. But they were staggered that each jersey sold for what they would have to work a MONTH to earn.

"That's just crazy," gasped one. "How can anyone pay so much for something made by people like us?"

Our findings will shame both the FA and Umbro, who proudly unveiled England's first "bespoke tailored shirts" in March when England played Slovakia at Wembley.

They were worn on Wednesday in the 6-0 Wembley win over Andorra.

Umbro drafted in top designer Aitor Throup and Savile Row tailor Charlie Allen to create the new look inspired by the strip England wore in their 1966 World Cup quarter-final win over Argentina.

The firm brags that each shirt-now sold by chest size-uses a special fabric to regulate body temperature and enhance performance.

Yet its glitzy advertising campaign makes no mention of the run-down PT Tuntex plant in Tangerang, a two-hour drive from Jakarta. Acting on a tip-off, we tracked down the factory where thousands work in sweltering conditions to produce shirts which keep players cool.

Temperatures regularly soar into the high 30s. Supervisors prowl between the desks of machinists in the vast open-plan factory to ensure workers never stop to chat.

Each worker earns a basic 1.05 million rupiah (£62.71) a month, toiling from 8am to 6pm, five days a week.

Many of the women are forced to do overtime just to feed their children, who are left to run wild in the narrow shack-filled lanes of the workers' shanty town that has risen up close to the plant. Desperate not to risk their jobs, workers would only talk to us using false names. Many wear traditional Muslim headscarves as well as their soccer shirt uniforms-red tops for those making Umbro shirts and blue for workers producing tops for Tuntex's other main client Adidas.

Some workers wear masks because of fumes from the production process.

Packing worker Saraswati, 19, said: "The bosses are very strict. I saw a worker sacked on the spot for turning up just a few minutes late.

"We all rent rooms as close to the factory as we can so we can be sure to arrive on time. Otherwise we will lose our jobs and may not find another one."

A 24-year-old seamstress called Agustina said: "We have been making many of the England shirts to send directly to Umbro UK. We are told to work very fast. They must be very popular."

Machinist Lia, 19, added: "I try to send a little money home to my family in the countryside but after paying for rent and food there is hardly any left."

Mum of one Hesti, 24, said: "There is only enough time to eat and then sleep before returning to work at 8am every day. It is a tough life."

They all live in the shanty town where stinking black water runs through open drains between shacks rented out at inflated prices by private landlords. It's a scene far removed from the image Umbro has dreamed up to promote its new England shirt. And the managers of the Taiwanese-owned factory were desperate to try to stop us seeing the real picture. First they ordered guards to stop us taking photographs, then demanded we delete all images of workers.

One of them said: "We are under orders from Umbro not to let anyone like you inside our factory."

An employee claiming to be the staff union rep was sent to talk to us. He asked for the identities of the workers we interviewed. We declined. Union officials in Indonesia later described the workers' pay as just above the country's legal minimum but totally inadequate. Dian Ansar, of the Congress of Indonesian Unions Alliance, said Umbro had a moral obligation to do more for the labourers.

"People in England should be aware of what goes on in this factory," she said, citing a 2002 case where US clothing chain Gap was forced by a customer boycott to improve conditions for workers in Indonesia and elsewhere.

"They should put pressure on Umbro to improve pay for workers. These women don't make enough for their families to live on."

England captain's John Terry's £135,000-a-week salary alone would pay all 2,000 workers at the plant for more than a month. It is the SECOND time we have exposed Umbro over slave labour. Four years ago, they were using lowly-paid workers in China to make the shirts for the 2006 World Cup.

An Umbro spokesman told us: "We are committed to producing the England kit under fair working conditions. "Although Umbro does not own or operate the PT Tuntex factory, we are committed to working with contract factories that make our products to provide a fair working environment.

"Workers at PT Tuntex earn, on average, twice the minimum wage set by the Indonesian government."

An FA spokesman said: "The FA has no involvement whatsoever in the manufacturing process of the England kit.


(translate sendiri aja ya. gw males. yang jelas intinya jersey england taunya dibikin sama orang Tangerang.)

10 Kota Mati Paling Mengerikan di Dunia

1. Kolmanskop
Kota mati di selatan Namibia, beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz. Di tahun 1908 Luderitz mengalami demam berlian, dan orang-orang kemudian menuju ke padang pasir Namib untuk mendapatkan kekayaan dengan mudah




2. Prypiat
Kota besar di daerah terasing di Ukraina Utara, merupakan daerah perumahan para pekerja kawasan nuklir Chernobyl. Kawasan ini mati sejak terjadinya bencana nuklir Chernobyl yang menelan hampir 50.000 jiwa. Setelah kejadian, lokasi ini praktis seperti sebuah museum, menjadi bagian dari sejarah Soviet. Bangunan apartement, kolam renang, rumah sakit, dan banyak bangunan yang lain hancur. Dan semua isi yang terdapat dalam bangunan tersebut dibiarkan ada di dalamnya, seperti arsip, TV, mainan anak-anak, barang berharga, pakaian dan lain-lain semua seperti kebanyakan milik keluarga-keluarga pada umumnya.





3.



Disebelah Utara Taiwan, terdapat sebuah kampung yang futuristic, pada awalnya dibangun sebagai sebuah tempat peristirahatan yang mewah bagi kaum kaya. Bagaimanapun, setelah terjadi banyak kecelakaan yang fatal pada masa pembangunannya akhirnya proyek tersebut dihentikan. Setelah mengalami kesulitan dana dan kesulitan para pekerja yang mau mengerjakan proyek tersebut akhirnya pembangunan resort tersebut benar-benar dihentikan ditengah jalan. Desas-desus kemudian bermunculan, banyak yang bilang kawasan kampung tersebut menjadi tempat tinggal para hantu, dari mereka yang sudah meninggal.

4. Craco

terletak didaerah Basilicata dan provinsi Matera sekitar 25 mil dari teluk Taranto. Kota pertengahan ini mempunyai area yang khas dengan dipenuhi bukit yang berombak-ombak dan hamparan pertanian gandum serta tanaman pertanian lainnya. Ditahun 1060 ketika kepemilikan lahan Craco dimiliki oleh uskup Arnaldo pimpinan keuskupan Tricarico. Hubungan yang berjalan lama dengan gereja membawa pengaruh yang banyak kepada seluruh penduduk. Di tahun 1891 populasi penduduk Craco lebih dari 2000 orang, waktu itu mereka banyak dilanda permasalahan social dan kemiskinan yang banyak membuat mereka putus asa, antara tahun 1892 dan 1922 sekitar 1300 orang pindah ke Amerika Utara. Kondisi pertanian yang buruk ditambah dengan bencana alam gempa bumi, tanah longsor serta peperangan inilah yang menyebabkan mereka bermigrasi massal.

Antara tahun 1959 dan 1972 Craco kembali diguncang gempa dan tanah longsor. Di tahun 1963 sisa penduduk sekitar 1300 orang akhirnya dipindahkan ke suatu lembah dekat Craco Peschiera, dan sampai sekarang Craco yang asli masih tertinggal dalam keadaan hancur dan menyisakan kebusukan sisa-sisa peninggalan




5. Oradour Sul Glane



Perkampungan kecil Oradour Sul Glane di Perancis menunjukan sebuah kondisi keadaan yang sangat mengerikan. Selama perang dunia ke II, 642 penduduk dibantai oleh tentara Jerman sebagai bentuk pembalasan atas terhadap perlakuan Perancis waktu itu. Jerman yang waktu itu sebenarnya berniat menyerang daerah di dekat Oradour Sul Glane tapi akhirnya mereka menyerang perkampungan kecil tersebut pada tanggal 10 Juni 1944.


6. Sebuah Pulau di Nagasaki


Pulau ini adalah salah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Nagasaki Daerah Administratsi Jepang, sekitar 15 kilometer dari Nagasaki. Pulau ini juga dikenal sebagai “Gunkan Jima” atau pulau kapal perang. Pada tahun 1890 ketika suatu perusahaan (Mitsubishi) membeli pulau tersebut dan memulai proyek untuk mendapatkan batubara dari dasar laut di sekitar pulau tersebut. Di tahun 1916 mereka membangun beton besar yang pertama di pulau tersebut, sebuah blok apartemen dibangun untuk para pekerja dan juga berfungsi untuk melindungi mereka dari angin topan.

Pada tahun 1959, populasi penduduk pulau tersebut membengkak, kepadatan penduduk waktu itu mencapai 835 orang per hektar untuk keseluruhan pulau (1.391 per hektar untuk daerah pusat pemukiman), sebuah populasi penduduk terpadat yang pernah terjadi di seluruh dunia. Ketika minyak tanah menggantikan batubara tahun 1960, tambang batu bara mulai ditutup, tidak terkecuali di Gunkan Jima, di tahun 1974 Mitsubishi secara resmi mengumumkan penutupan tambang tersebut, dan akhirnya mengosongkan pulau tersebut. Pada tahun 2003 pulau ini dimbil sebagai setting film “Battle Royal II” dan mengilhami sebuah game popular “Killer7”.

7. Kadykchan



Kadykchan merupakan salah satu kota kecil di Rusia yang hancur saat runtuhnya Uni Soviet. Penduduk terpaksa berjuang untuk mendapatkan akses untuk memperoleh air, pelayanan kesehatan dan juga sekolah. Mereka harus keluar dari kota itu dalam jangka waktu 2 minggu, untuk menempati kota lain dan menempati rumah baru. Kota dengan penduduk sekitar 12.000 orang yang rata-rata sebagai penambang timah ini dikosongkan. Mereka meninggalkan rumah mereka dengan segala perabotannya. Jadi anda dapat menemukan mainan, buku, pakaian dan berbagai barang didalam kota yang kosong.

8. Kowloon


http://kangbir.files.wordpress.com/2...pg?w=250&h=340
Kota besar Kowloon yang terletak di luar Hongkong, China. Dulunya diduduki oleh Jepang selama perang dunia II, yang kemudian diambil alih oleh penduduk liar setelah Jepang menyerah. Pemerintahan Inggris ingin China bertanggung jawab terhadap kota ini, karena kota tersebut menjadi kota yang tidak beraturan dan tidak taat pada hukum pemerintah. Populasi tidak terkendali, penduduk membangun koridor lybirint yang setinggi jalan yang penuh tersumbat oleh sampah, bangunan yang sangat tinggi sehingga membuat cahaya matahari tidak bisa menyinari. Seluruh kota disinari dengan neon. Kota tersebut penuh dengan rumah pelacuran, kasino, rumah madat dan obat bius dan kokain, banyak terdapat makanan-makanan dari daging anjing dan juga terdapat pabrik-pabrik rahasia yang tidak terganggu oleh otoritas.Keadaan ini akhirnya berakhir ketika di tahun 1993, diambil keputusan oleh pemerintah Inggris dan otoritas China untuk menghentikan semua itu.

9.Varosha

Varosha adalah sebuah daerah yang tidak diakui oleh republic Cyprus Utara. Sebelum tahun 1974 Turki menginvasi Cyprus, daerah ini merupakan daerah wisata modern di kota Famagusta. Pada tiga dekade terakhir, kota ini ditinggalkan dan menjadi kota mati. Di tahun 1970-an, kota ini menjadi kota tujuan wisata utama di Cyprus. Untuk memberikan pelayanan yang memuaskan kepada para wisatawan, kota ini membangun berbagai bangunan mewah dan hotel. Ketika tentara Turki menguasai daerah tersebut, mereka menjaga dan memagari daerah tersebut, tidak boleh ada yang keluar masuk kota tersebut tanpa seijin dari tentara Turki dan tentara PBB. Rencana untuk kembali mengembalikan Varosha ke tangan kendali Yunani, namun rencana tersebut tidak pernah terwujud. Hampir selama 34 tahun kota tersebut dibiarkan dan tidak ada perbaikan. Perlahan bangunan-bangunan tersebut hancur, metal mulai berkarat, jedela pecah, dan akar-akar tumbuhan menembus dinding dan trotoar. Kura-kura bersarang di pantai yang ditinggalkan. Di tahun 2010 Pemerintahan Turki bermaksud untuk membuka kembali Varosha untuk para turis dan kota kembali bisa didiami dan akan menjadi salah satu kota yang paling berpengaruh di uatara pulau

10 . Kota Agdam

Kota besar Agdam di Azerbaijan adalah salah satu kota besar yang populasi penduduknya mencapai 150.000 orang. Namun kemudian hilang setelah pada tahun 1993 sepanjang perang Nagorno Karabakh. Walaupun kota ini tidak secara langsung menjadi basis peperangan, namun kota ini tetap mendapatkan efek dari perang tersebut, dengan menjadi korban dari sikap para Armenians yang merusak kota tersebut. Bangunan-bangunan dirusak dan akhirnya ditinggalkan penghuninya, hanya menyisakan masjid-masjid yang masih utuh berdiri. Penduduk Agdam sendiri sudah berpindah ke area lain, seperti ke Iran.

Main Sepeda

Suatu pagi yang cerah....

Agam :Eh, kita main sepeda yuk!

Abi :Ayo! Siapa takut!

Wawan :Eh, kok gua gak ditawarin sih?

Agam :Ya udah lo ikut. Cengeng amat sih lo!

Sandi :Eh, gua kok enggak?

Agam :Udah deh semuanya diajak! Cengeng banget sih!

Agi :Tunggu! Arindra kan belom bangun.

Abi :Ah, bodo amat!

Arindra :(kaget dan terbangun dari tidur)

Eh, gua mau ikut juga!

Iqbal :Ya elah. Lu baru bangun!

Wawan :Ha... lu tadi kagak shalat Subuh kan?

Arindra :Tau aja.

Wawan :O... nggak shalat!

Lindo :Tau tuh!

Sandi :Alah, kayak lu solat aja.

Lindo :Yee, emang agama gua sama ama lo? Bego banget sih lo!

Sandi :Bercanda, Do!

Dodo :(lagi ganti baju)

Oi, tunggu gua, dong! Gua lagi ganti baju, nih!

Wildan :Iya, iya. Kita juga lagi nungguin Arindra. Kan dia masih mandi.

5 menit kemudian...

Fandri :Duh, lama banget sih ni anak!

Abi :Kita liat yuk dia lagi ngapain.

Mereka pun menuju ke kamar mandi dan 5 menit kemudian

Iqbal :Masya Allah.Rin, lu lagi ngapain, sih?

Arindra :Gua lagi boker, nih!

Agam :Cepetan, dong! Kalau enggak kita tinggalin, nih!

Arindra :Iya, iya sebentar lagi.

Dan ternyata selesai juga

Dodo :Nah, sekarang kita mulai main sepedanya. Ayo kita mulai.(sudah jalan tanpa sepeda)

Wildan :Do, lu bego ,ya? Lu kan belom bawa sepedanya.

Sandi :(tertawa cekakan)Anak bodoh!

Dodo :(berlari menuju sepedanya)

O iya iya ya! Lu kagak ngingetin sih!

Fandri :Lo yang bego. Makanya nyadar!

Agi :Cepetan dong! Kapan mulainya?

Mereka pun bersiap-siap

Abi :OK.Kita mainnya berpencar. Nanti kita ketemunya di lapangan itu. (dia menunjukkan lapangannya).

Ijul :Siapa aja?

Arindra :Tumben baru ngomong. Biasanya lu bawel.

Ijul :Lagi ada program “hemat bicara”.

Agi :Banyak gaya lo, Jul.

Sandi :WOI! CEPETAN DONG! SIAPA AJA NIH?

Abi :OK! OK! OK!(gayanya kayak nenangin orang demo).

Sandi ama Iqbal.

Iqbal :OK, mbak!(sambil hormat)

Abi :Songong lu! Wildan ama Agam.

Agam :HORE!

Abi :Dodo sama Ijul. Wawan ama Fandri. Gua sama Arindra.

Wawan :Kemana aja?

Abi :Terserah elo! Yang penting harus sampai lapangan sebelum jam 12 siang.

Dan mereka pun pergi kecuali Agi

Agi :Ah, daripada gua kagak ada partner, mendingan gua balik aja deh.

Keadaan Sandi dan Iqbal...

Iqbal :San, kita kesitu yuk (dia menunjukkan kampung yang sangat kecil).

Sandi :Siapa takut!

Keadaan Wildan dan Agam...

Wildan :Eh, kita di mana nih?

Agam :Ah, yang penting sampai. Bodo kita ilang.

Dodo dan Ijul...

Ijul :Do, ayo cepetan!

Dodo :Sebentar. Gua lagi ngejailin anak kecil

(Dodo nyubit anak kecil)

Anak kecil :(menangis)

(Dan ibunya anak kecil tadi ngomel-ngomel)

Ibu AK :HEI! KURANGAJAR KAMU GANGGU ANAK SAYA!

Ijul :Do, ayo kabur!

Dodo :Ayo!

Ijul :Lu sih, Do! Jadi gini dah!

Dodo :Maaf!

Wawan dan Fandri...

Wawan :Eh, Fan, kok jalannya kita lewat sini lagi sih?

Fandri :Tau dah!

Abi dan Arindra...

Abi :Rin, Rin. Lu dimana sih?

Arindra :Tolongin gua dong. Gua jatoh nih! Mana gua ketindihan sepeda lagi!

Abi :Bego sih lo!

Nah, sekarang keadaan Agi di rumah nih.

Agi :Ah, seru juga nonton Rumah Pondok Indah sendirian. Sambil makan pop corn lagi (nonton sambil mengambil biji-biji pop corn dari mangkuknya)

Tiba-tiba saat adegan yang seram...

Agi :HUWAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!

(sambil melemparkan mangkuk pop corn-nya dan ber-

sembunyi di balik sofa)

GILA! TU FILM SEREM JUGA!Ah,gua mendingan nonton MTV aja deh!

(dia pun mematikan VCD-nya dan menonton MTV)

Ok. Kita kembali ke keadaan Sandi dan Iqbal.

Sandi :Bal, ada soang nih. Ngendarinnya pelan-pelan aja.

Iqbal :Bego! Orang soang-nya udah deket nih ama kita!

Sandi :Ok! Kita pelan-pelan aja OK!

Namun...

Iqbal :Eh,kita mau disosor ama ni’ soang. Gimana,nih?

Namun...mereka udah disosor ama soangnya

Sandi :Aduh! Sakit + geli, nih!

Iqbal :Shuuuuuuuuuu..............Pergi, soang!

Dan akhirnya mereka berdua ‘gak disosor soang lagi, deh

Sandi :Eh, tadi kok lu bisa ngusir soangnya sih?

Iqbal :Biasa.......

Sandi :O iya. Lu kan sodaranya soang. Jadi lu bisa ngomong bahasa soang.

Iqbal :Enak aja!

Jam 12 teng......mereka berkumpul.

Abi :Bal, kenapa lo ketawa?

Iqbal :Gua abis disosor ama soang.

Semua :Huahahahahahahaahahahahahahahahahahaha

Wawan :Kenapa baju lo kotor, Rin?

Arindra :Gua tadi jatoh mana ditindih sepeda lagi.

Semua :Huahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha

Fandri :Gua ama Wawan tadi cuma muter-muter gang doang.

Agam :Gua tadi nyasar entah kemana ama Wildan.

Ijul :Tadi Dodo diomelin ibu-ibu gara-gara nyubit anak kecil.

Semua :Huahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha

Agam :Eh, kayaknya Agi kagak ada.

Wildan :Bodo. Paling dia di rumah.

Mereka pun pulang dan melihat Agi sedang nyanyi lagunya Linkin Park.

Abi :Eh, asyik nyanyi, nih!

Agi :Ha! Iya. Gua lagi nonton MTV Global Room dan ada yang ngereqest lagu Numb-nya LP.

Malamnya...

Dodo :Bang, pesan bakso 7 mangkok ya.

TB :OK, BOS!

Dodo :Eh, lu ambil baksonya sono!

Agi :Eh, iya.

Terus...

Agi :Bang mana?

Abangnya pun memberikan bakso kepada Agi.Tapi...

Agi :Ha....seta....n

TB :Dek...dek...ini baksonya.

Agi :Oh, iya-iya.

Saat makan...

Abi :Lu kok tadi teriak sih

(Agi diam saja)

Iqbal :Lu tadi nonton RPI kan?

Agi :Tau aja lo

Ijul :Pantesan takut!

Semua :Huahahahahahahahahahahahahahaha

Merka pun makan baksonya dan tertawa mengingat kejadian tadi.

TAMAT

(ini adalah ketikan iseng gw pas kelas 5 sd. tokoh-tokohnya ini semuanya temen sd gw. )

Saturday, February 6, 2010

RESMI: Rio Ferdinand Gantikan John Terry Sebagai Kapten Timnas Inggris

Pelatih timnas Inggris Fabio Capello sudah tidak lagi merestui John Terry sebagai kapten.

Oleh MT Rizky

6 Feb 2010 00:18:00

Fabio Capello - Inggris (PA)
Fabio Capello - Inggris (PA)

Pelatih tim nasional Inggris Fabio Capello akhirnya memberikan keputusan tegas untuk penyandang ban kapten. Usai melakukan pertemuan selama 12 menit dengan John Terry di Wembley, Jumat (5/2) waktu setempat, pelatih asal Italia itu menyatakan peran bek Chelsea sebagai kapten Three Lions sudah usai.

Keputusan tersebut diambil setelah terungkapnya skandal perselingkuhan Terry dengan mantan kekasih Wayne Bridge.

"Setelah berpikir panjang, saya telah memutuskan rasanya akan menjadi sangat baik buat saya untuk menjauhkan peran kapten dari John Terry," kata Capello melalui laman resmi federasi sepakbola Inggris [FA].

"Sebagai seorang kapten, John Terry sebenarnya telah memperlihatkan perilaku yang sangat positif. Meski demikian saya harus tetap mempertimbangkan perhitungan lainnya dan itu menjadi hal yang terbaik untuk semua pemain yang ada timnas."

Sementara itu sebagai penggantinya, Capello telah mengisyaratkan untuk menunjuk Rio Ferdinand sebagai kapten timnas Inggris yang akan disiapkan untuk tampil di Piala Dunia . Sebelumnya Ferdinand merupakan kapten pengganti di dalam skuad timnas.

"Ketika saya memilih John Terry sebagai kapten, saya juga memilih seorang wakilnya dan juga memberikan pilihan ketiga untuk posisi kapten pengganti."

"Rasanya sudah tak ada alasan untuk mengubah keputusan ini. Saya juga ingin dalam menyampaikan kesempatan ini untuk berterima kasih kepada FA, terutama Lord David Triesman dan Ian Watmore yang telah memberikan keleluasaan kepada saya untuk membuat keputusan ini."