Waarschuwing!!!

Blog ini tidak diperuntukkan kepada:

1. Yang tidak/belum bisa membaca

2. Yang tidak suka sama isinya atau backgroundnya

3. Yang tidak memiliki nyali untuk membuka blog ini



Jika Anda ingin membaca blog ini, persiapkan mental Anda, serta harus kuat rohani dan jasmani.

Saturday, March 27, 2010

Perempat Final Liga Champion

Jum’at, 18 Maret 2010

Lagi-lagi, berlokasi di Nyon, Swiss, unian Liga Champion Eropa diadakan. Kali ini mengundi siapa lawan siapa yang bertanding di perempat final.

Dan sudah diumumkan hasilnya, ini dia.
Arsenal vs. Barcelona
Lyon vs. Bordeaux
Manchester United vs. Bayern Munchen
Inter Milan vs. CSKA Moskwa

Dan seperti biasa, sistemnya home-away dan akan diadakan pada tanggal 29-30 Maret 2010 (kalo waktu Indonesia 30-31 Maret).

Oke, sekalian aja deh gw mau curcol soal hasil undiannya. Tapi kalo sooty jangan timpuk ane pake bata ya. Dimaklumin aja, dikasihtau malah lebih baik dan dapet pahala.

Arsenal vs. Barcelona
Apakah Anda ingat—khususnya Barcelonitas—kapan Barca kedua kalinya memenagkankan Liga Champion? Ya, 2006. Dan siapa runner-up nya? Arsenal, tepat! Ya, kita seperti kembali ke final Liga Champion 4 tahun lalu di Stade de France, Perancis. Barcelona menang 2-1 atas Arsenal (gw gatau siapa yang nyetak gol). Dan menurut gw, diantara empat pertandingan perempat finl ini, pertandingan ini yang palin big match.
Semuanya sama. Arsenal dan Barcelona memiliki skuad yang usianya masih muda, walaupun beberapa yang sudah di atas 30 tahun. dan kedua klub ini memiliki akademi sepakbola terbaik di Eropa. selain itu juga ada perseteruan antara Cesc Fabregas dan Lionel Messi, yang keduanya merupakan teman baik. saat ini, mereka juga sedang menempati peringkat kedua di klasemen sementara di liga domestik. dan keduanya juga tampil sangat agresif.
kira-kira, siapa yang lolos?
rasio: 49-51

Lyon vs. Bordeaux
derby Perancis! keduanya merupakan klub besar di Perancis. di Ligue 1, Lyon vs Bprdeaux merupakan salah satu big match yang tak boleh terlewatkan disana. keduanya bersaing ketat untuk menjadi juara liga domestik. kali ini.
secara tradisi. Lyon memiliki mental lebih kuat di Liga Champion daripada Bordo. tetapi saat ini, Bordo yang dilatih oleh mantan bek Manchester United Laurent Blanc, saat ini adalah tim yang kuat di Ligue 1. sipap yang lolos?
rasio: 55-45

Manchester United vs. Bayern Munchen
Sama-sama merah, Red Devils untuk MU dan Die Rotten untuk Munchen. Buat penggemar MU—saya masih sangat kecil saat itu. Anda pasti ingat kan peristiwa treble pada tahun 1999, ketika Manchester United menjuarai Piala FA, Premier League, dan Liga Champion? Saat final Liga Champion, siapa lawannya? Juga momen menakjubkan ketika ketertinggalan dibalas dengan kemenangan saat injury time?
Ya, Bayern Munchen adalh lawannya yang akhirnya menjadi runner-up pertandingan itu. Sebenarnya, Manchester United sudah ketinggalan skor 1-0 sejak menit ke-6. Gol itu dicetak oleh Mario Basler. Namun berkat dua pemain pengganti yang tak kalah sensasional, Teddy Sheringham yang menggantikan Jesper Blomqvist di menit 67 dan Ole Gunnar Solksjaer yang menggantikan Andy Cole di menit 81, kedua pemain pengganti inilah ayng mencetak gol kemenangan bagi United. Mereka mencetaknya saat injury time! Sheringham yang mencetak di menit 90+1’ ysng membuat hasil menjadi imbang, juga Solksjaer di menit 90+3’ yang membuat United menjadi juara. Apakah Anda melihat ekspresi para pemain Munchen saat mereka kalah di lapangan?
Itu adalah kenangan 11 tahun yang lalu. Kini mereka bertemu kembali. Apakah MU berhasil mengalahkan Munchen atau Munchen berhasil memalas dendam kepada MU? (gw gak berharap yang digarisbawahi terwujud).
Rasio: 60-40. Ini berdasarkan mereka sekarang kayak gimana ya.

Inter Milan vs. CSKA Moskwa
Saya gak terkejut sekaligus sangat senang pada saat Inter akhirnya menyingkirkan Chelsea di perdelapan final minggu lalu. Kedua tim ini emang oernah bertemu sebelumnya, tapi gw gatau kapan persisnya. CSKA Moskwa menjadi tim yang paling kuda hitam di antara tim-tim yang lain. Tapi, bola itu bundar.
Rasoi: 65-35

so, siapa yang bakal lolos ke babak berikutnya? liat aja nanti.

Saturday, March 20, 2010

untitled

Jujur aja, sebenernya gw lagi aneh banget pikirannya. Lebih jalan-jalan otak gw. Mengingat usia juga yang tiga hari lagi udah bertambah 1 tahun, lebih tua pastinya.

Rintangan makin banyak, apalagi malesnya. Bandel pun lebih kompleks. Perbendaharaan kata buat ngumpat makin banyak. Makin takut punya masa depan suram. Semakin sabar kalau diejek, walaupun gak sabarnya juga sering. Dan masih banyak lagi.

Lho, kok gw ngomongin ini ya? Kebiasaan error sih.

Saya mau ngaku ah alias confension. Pertama, anak-anak X-3 memang gak ada matinya. Saya susah marah sama mereka, walaupun kadang-kadang juga suka kesel sama mereka. Kalau udah ketemu mereka atau mikirin mereka, pengennya ketawa mulu. Abis, tiada camen tanpa X-3. I love them all! Mulai dari sebangku gw sampai yang suka banget ngecengin gw. Mereka dah bikin gw jadi tambah camen, autis, dan hiperaktif! Sehari tanpa mereka rasanya sepi dan hampa.

Tweede, sebenarnya gak penting sama sekali. Maar, maar, maar, ik denk haar elke dag! Verdomd! Gak seharusnya gw punya tingkah konyol kayak gini. Mikirin atau secara tidak sengaja kepikiran tuh anak siake, belegug, moron... aaah, SIALAN!!! Apa-apaan ini!? Sebuah kekonyolan gw yang gak biasa! Semoga aja MU juara Premier League dan UCL. Harus menang! Gak boleh kalah! Dan bodohnya, saya tidak bisa berhenti memikirkannya, setiap saat!

Derde, en de laaste, semoga impian di tanggal 23 terwujud. Apa itu? Itu apa? Mau tau aja lo!

Yah, inilah posting aneh saya. Ehehe, maaf buat temen gw. Sori ya judulnya ngikutin judul posting lo. Bruakakak...

Thursday, March 18, 2010

Pilih ya!

The Da Vinci Code

refrensi buku lagi! hahaha… yeah, book is a part of my life.

yah, kayaknya sih gw telat banget refensiin buku ini, abis dirilisnya 6 tahun yang lalu (lho!). dan gak bakal rugi gw baca buku ini, juga buat lo semua. karena nih buku dijamin asik banget deh buat lo semua yang belum baca.

mungkin ada juga yang udah nonton filmnya. filmnya dirilis 4 tahun yang lalu. masuk box office lho. bukunya best seller di seluruh dunia, filmnya juga, klop dah.

pasti pada tahu Da Vinci Code. novel karangan Dan Brown ini emang mengguncang dunia sejak pertama kali rilis—maksudnya menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat yang beragama Kristen di seluruh dunia. soalnya isinya yang bener-bener melecehkan agama itu. filmnya juga, pas pertama dirilis, widih! pada protes semua, euy!

oke, ceritanya gini. di Museum Louvre—museum populer di Perancis yang ngoleksi lukisan-lukisan world high-class, seorang kurator tuh museum, Jacques Sauniére, meninggal—tewas—dibunuh sama seorang pengikut Opus Dei bernama Silas, yang mukanya kayak hantu, albino putih kayak kain putih bersih, rambut putih kayak uban, mata merah juga pupil merah. dia nembak perutnya si Sauniére. sebelum dia bener-bener tewas, Sauniére berusaha memberikan petunjuk kepada seseorang dan meninggal dengan pose seperti lukisan di The Virtuvian Man karya Leonardo Da Vinci.

di lain tempat, di Hotel Ritz di Paris, Robert Langdon, Dosen Universitas Harvard bidang simbol agama sedang beristirahat. tiba-tiba dia dapet telepon dari Jérom Collet, agen DCPJ (FBI-nya Perancis). Langdon dapet panggilan dari DCPJ terkait kasus kematian Sauniére. Wew? Kenapa harus dia? Padahal dia gak kenal Sauniére sama sekali. dia dan Sauniére emang ada janji buat ketemuan malam itu, tapi Sauniére nya udah tewas.

dan datnglah Langdon dan Collet ke Louvre. disitu udah ada kepala agen, Bezu Fache. Langdon disuruh Fache buat bantuin mecahin kode. tiba-tiba datanglah seorang agen wanita bernama Sophie Neveũ. usut punya usut, dia dating gak disuruh. dia dateng karena yang tewas itu kakeknya sendiri, yang besarin dia dari kecil, sejak orang tua dan adiknya meninggal.

gak taunya, Fache manggil Langdon itu gara-gara dia disangka yang ngebunuh Sauniére. dan jadilah Sophie dan Langdon melarikan diri sehingga mereka jadi buronan Perancis yang ujung-ujungnya jadi buronan internasional soalnya mereka juga ngabur ke Inggris tanpa paspor. sebenernya sih tujuannya cuma satu, mecahin kode yang dikasih kakeknya si Sophie yang ternyata ada kaitannya sama organisasi Biarawan Sion.

ah, gak mau gw nyeritain panjang-panjang! ntar malah kagak baca bukunya lagi. pokoknya disini ceritanya susah ditebak dan bagi gw buku ini ngungkapin fakta. seru deh! banyak teka-teki yang jawabannya tak terduga. penulisnya jenius!

kenapa gw baru bisa baca sekarang? pertama-tama saya berterima kasih kepada tante saya karena dia punya bukunya saya jadi penasaran sama isi buku itu (karena waktu aja yang bikin gw gak bisa bacanya). lalu, kepada perpustakaan DKI Jakarta yang bolehin gw pinjem nih buku. dan saya beruntung yang saya baca yang edisi khusus bergambarnya. jadi gak ribet dah gw ngebayangin lukisannya juga keberuntungan saya karena waktu itu nonton filmnya pas udah mau selesai. hehehe... jadi enak deh bacanya.

Merajut Kostum Dari Limbah


ki-ka atas: Clint Dempsey (Amerika Serikat), Edson Braafheid (Belanda), Alexandre Pato (Brazil), Lee Chung-Yong (Korea Selatan), Ryan Nelsen (Selandia Baru). ki-ka bawah: Nani (Portugal), Vince Grella (Australia), Robert Koren (Slovenia), Nenad Milijas (Serbia)

Dua juta orang diperkirakan membanjiri Afrika Selatan saat negara pertama di Benua Afrika itu menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010, yang akan berlangsung sebulan penuh mulai 11 Juni mendatang. Tetapi, bukan cuma orang, negara itu akan dibanjiri limbah plastik yang ‘diangkut’ tim-tim berkostum Nike dan pendukung setianya.

Untuk pertama kalinya dalam penyelenggaraan sejarah Piala Dunia, tema ramah lingkungan akan menjadi salah satu isu pokok yang diusung sejumlah negara peserta. Ya, dipimpin pasukan penuh bintang Brazil yang sudah mengkoleksi lima gelar juara dunia, beserta delapan negara lain, mereka akan menggunakan kostum yang 100 persen terbuat dari bahan polyester daur ulang.

Selain Brazil, tim Belanda, Portugal, Amerika Serikat, Korea Selatan, Selandia Baru, Serbia, dan Slovenia akan memakai kostum yang bahan dasarnya adalah limbah botol plastik. Menurut klaim Nike, satu kostum yang akan dipakai Cristiano Ronaldo atau Alexandre Pato di Afrika Selatan kelak, terbuat dari delapan botol plastik seukuran botol air mineral kapasitas 600 mililiter.

Untuk memasok kebutuhan sembilan tim pada Piala Dunia 2010 Afsel, serta kebutuhan replika kostum yang bakal menjadi atrbut utama suporternya, sebanyak 13 juta botol plastik telah ‘disulap’ menjadi bahan kostum sepak bola paling inovatif selama ini. Botol-botol plastik yang dikumpulkan dari pemasok Jepang dan Taiwan itu jika dikumpulkan sanggup menutupi 29 lapangan sepak bola, dan jika dibaringkan berjejer, panjangnya akan setara dengan 3.000 kilometer atau lebih panjang dari seluruh garis pantai Afrika Selatan.

Menurut Creative Director Football Nike Phil Dickinson, kostum dari generasi terakhir dri-fit itu dirancang tidak hanya untuk sedap dipandang dan memberikan manfaat penambahan kinerja pemain, tetapi juga sangat bersahabat dengan lingkungan karena membantu bumi dari polusi limbah plastik yang tidak bisa diurai tanah.

“Botol plastik terbuat dari bahan dasar ploythylene dan polypropylene. Dengan teknologi penguraian kimia bahan itu kemudian diubah menjadi serat polyester,” ujarnya.

“Tentu saja selain faktor kenyamanan, sisi keamanan juga menjadi fokus dalam perancangan kostum. Yang pasti, bahan kostum ini sudah lulus standar industri Eropa,” lanjut Dickinson.


Menjaga suhu badan

Nike mengklaim, kostum teknologi dri-fit terbaru ini sangat nyaman dalam pemakaian di iklim dengan kelembaban cukup tinggi seperti di Afsel. Menurut Dickinson, teknologi perajutan dri-fit generasi baru ini memingkinkan badan pemakainya tetap sejuk karena bahan polyester-nya dirancang tidak menyerap keringat, melainkan mengalirkan keringat keluar melalui pori-pori, kemudian membuatnya menguap dengan cepat.

“Dengan kostum yang relatif tetap kering, suhu badan pemain dijaga tetap optimum sehingga mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya,” ujar Dickinson pada peluncuran kostum ramah lingkungan ini di London, Inggris, Kamis (25/2) yang dihadiri Kompas.

Meraba produk apparel canggih Nike ini, memang sulit dipercaya bahwa dasarnya adalah polyester daur ulang botol plastik. Jika polyester biasa terkesan kasar karena memang dirancang untuk mengurangi dampak kusut pada kain, polyester daur ulang Nike ini lembut, ringan, dan sejuk.

Sejuk karena kostum ini dirancang dengan zona-zona ventilasi yang memungkinkan udara mengalir. Zona ventilasi udara terdiri dari ratusan lubang mikro (laser cut holes) dan ditempatkan di kedua sisi bawah ketiak hingga ke pinggul.

Bagi Nike, inovasinya pada apparel memang menjadi bagian penting dalam strategi mempertahankan pangsa pasarnya di industri olahraga. Sampai dengan kuarter keempat 2009, Nike masih teratas dalam penjualan dan masih unggul atas Adidas yang merupakan seteru abadi di industri apparel olahraga.


Adidas lebih banyak

Rivalitas antara Nike dan Adidas dalam industri apparel dan perlengkapan olahraga menjadi warna paling dominan dalam dua dekade terakhir. Nike sangat mapan di cabang atletik dan bola basket, sementara Adidas unggul dalam cabang sepak bola. Jika di Afsel Nike sponsori sembilan negara, kostum Adidas akan dipakai 12 negara, seperti Argentina, Spanyol, Afsel, dan tentu saja Jerman.

Adidas juga menjadi sponsor resmi Piala Dunia dan memasok semua peralatan ofisial FIFA, termasuk kostum wasit dan hakim garis, serta bola resmi.

Persaingan dua merek kelas dunia ini juga diwarnai dengan strategi akuisisi merek lain untuk memperluas penetrasi pasar. Nike membeli Umbro pada 2007 untuk memboyong Inggris dalam line-up apparel-nya. Sementara Nike sudah menandatangani kontrak dengan Perancis mulai tahu 2011. Sebelumnya, pasukan ‘Les Bleus’ Perancis berkostum Adidas.

Di luar peserta Piala Dunia 2010, Nike juga mensponsori sejumlah negara, termasuk Indonesi. Namun, karena Indonesia selalu hanya menjadi penonton dalam gelaran sport paling agung itu, kebanggan yang bisa diberikan Nike hanya pada tempat produksi. Tengoklah kostum Brazil terbaru itu. Di bagian kerahnya tertulis “Made in Indonesia”, “Fabrique en Indonesie”.


Kompas, 7 Maret 2010