Waarschuwing!!!

Blog ini tidak diperuntukkan kepada:

1. Yang tidak/belum bisa membaca

2. Yang tidak suka sama isinya atau backgroundnya

3. Yang tidak memiliki nyali untuk membuka blog ini



Jika Anda ingin membaca blog ini, persiapkan mental Anda, serta harus kuat rohani dan jasmani.

Monday, August 16, 2010

Sumbangsih Islam untuk Kemajuan Teknik Mesin

Selasa, 20 Juli 2010, 21:55 WIB

Sumbangsih Islam untuk Kemajuan Teknik Mesin
Skema pompa air karya Al Jazari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Pengembangan teknologi telah dirintis lama. Umat Islam ikut memberikan andil di dalamnya. Paling tidak, hal ini bisa diketahui melalui berbagai temuan dan pembuatan peralatan mekanik oleh cendekiawan Muslim. Karya paling menonjol dihasilkan oleh Badi al-Zaman al-Jazari dan Taqi al-Din.

Sebagian teknologi peralatan yang berhasil dikembangkan itu diyakini turut membantu dimulainya revolusi industri di Barat. Beragam peralatan itu tak hanya bernilai estetik, tetapi juga memiliki fungsi membantu pengembangan perta nian, baik industri maupun keperluan sehari-hari.

Melalui al-Jazari dan Taqi al-Din, yang tercatat sebagai insinyur yang berpenga ruh pada bidang teknologi permesinan, generasi ilmuwan berikutnya dapat menemukan rujukan mengenai poros engkol, misalnya. Juga, katup yang kini mewujud pada mesin pembakaran internal.

Profesor Salim al-Hassani dari Universitas Manchester, Inggris, memuji kejeniusan mereka. Menurut dia, al-Jazari dan Taqi al-Din adalah penemu dan perancang peralatan permesinan awal di dunia Islam. Ia telah melakukan penelitian dan kajian terhadap rancangan mesin al-Jazari dan Taqi al-Din.

Selain mengandalkan analisis matema tika, Hassani melakukan pengukuran perinci memakai simulasi komputer gra fis. Hasilnya, unjuk kerja peralatan kuno memiliki karakteristik serupa dengan peralatan modern yang ada. Tak heran jika sejumlah kalangan menyematkan Bapak Teknik Modern pada al-Jazari.

Sejarah mencatat al-Jazari sebagai tokoh besar di bidang mekanik abad ke-12. Ia lahir sekitar 1136 Masehi di al-Jazira, sebuah kawasan antara Sungai Tigris dan Eufrat. Sebagian besar masa hidupnya dihabiskan di Diyar Bakir, Turki. Di sana, dia menuangkan pemikiran dan berkarya.

Ini merupakan masa ketika orang-orang berbahasa Turki mulai menguasai bagian dunia tersebut. Pada tahun 1174, al-Jazari bekerja sebagai ahli teknik untuk Dinasti Bani Artuq, penguasa Mesopotamia (Irak). Karena keahliannya, ia memperoleh sejumlah gelar prestisius, seperti Rais al-A’mal.

Gelar tersebut menunjukkan dirinya adalah pemimpin para insinyur pada masa itu. Sementara itu, gelar Badi al-Zaman dan al-Shaykh memberikan pengakuan sebagai ilmuwan tak tertandingi serta bermartabat. Ehsan Masood dalam Ilmuwan Muslim Pelopor Hebat di Bidang Sains Modern mengatakan bahwa alJazari juga seorang ahli komunikasi andal.

Al-Jazari mampu menulis dan menggambar. Temuan-temuannya menginspirasi rancangan mesin-mesin modern saat ini. Karya fenomenalnya adalah al Jami Bain al-Ilm Wal ‘Aml al-Nafi Fi Sinat ‘at al-Hiyal atau The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices yang dirampungkan pada 1198 Masehi.

Buku ini seluruhnya mencakup teori dan praktik mekanik sekaligus mendokumentasikan sekitar 50 temuan yang dilengkapi rancangan gambar secara teperinci. Berkat kepeloporan yang gemilang pada bidang teknik, al-Jazari turut mengangkat sejarah peradaban Islam pada abad pertengahan.

Di antara desain mekaniknya yang mengundang decak kagum para ilmuwan adalah pembuatan jam gajah. Alat tersebut tepatnya berupa jam air berbentuk gajah. Jam gajah mengombinasikan prinsip air Archimedes dengan gajah India dan pengukur waktu yang menggunakan air, naga Cina, phoenix Mesir, karpet Persia, serta angka Arab.

Jam tersebut dipandang sebagai pencapaian luar biasa yang memanfaatkan tekanan air untuk otomatisasi. Adanya kebutuhan untuk mengetahui waktu shalat menjadi titik penting pengembang an jam air semacam itu. Alat ini mampu menunjukkan waktu secara tepat, baik siang maupun malam, melalui simbal dan burung berkicau.

Kondisi geografis di dunia Islam memicu pula sejumlah penemuan. Air menjadi masalah krusial di wilayah kekuasaan Islam yang beriklim kering dan tanah tandus. Warga harus mencari sumber mata air bawah tanah untuk keperluan minum, rumah tangga, irigasi pertanian, industri, dan sebagainya.

Untuk itulah, diperlukan alat pemompa air yang efektif. Masyarakat kuno sejatinya sudah memanfaatkan semacam peralatan pompa air, yakni shaduf dan saqiya. Shaduf digunakan secara luas oleh peradaban Assiria dan Mesir kuno. Alat itu terdiri atas balok panjang yang ditopang dua pilar dengan balok kayu horizontal.

Adapun shaqiya berupa mesin bertenaga hewan dengan mekanisme gerak yang terdiri atas dua roda gigi.Al-Jazari lalu mengembangkan kedua alat ini menjadi sebuah mesin yang mampu memasok air dalam jumlah cukup banyak. Ia juga menciptakan mesin yang menggunakan balok dan tenaga binatang.

Mekanisme yang melibatkan roda gigi dan engkol menggerakkan secara naik turun balok tadi. Ini adalah mesin pertama yang menggunakan engkol sebagai unsur penting sebuah mesin. Sebuah mesin kontrol mekanik merupakan karyanya yang lain. Alat itu diterapkan pada pintu besi besar yang memakai kombinasi kunci dengan baut.

Dia pun merancang sejumlah peralatan automata, seperti mesin otomatis, peralatan rumah tangga, dan automata musik yang digerakkan air. Prestasi mengagumkan di bidang teknik mesin turut ditorehkan Taqi al-Din. Ilmuwan ini lahir di Damaskus, Suriah, pada 1525 Masehi.

Nama lengkapnya adalah Taqi al Din Muhammad bin Ma’ruf bin Ahmad bin Muhammad bin Muhammad bin Ahmad bin Yusuf bin Muhammad al-Shami. Ia merupakan ahli teknik terbesar di dunia Islam. Ia juga penulis produktif. Hal ini terbukti dengan 19 buku teknik yang berhasil ia tulis.

Salah satunya berjudul Al-Toruq alSaniyah fi al-Alat al-Rohanyah, yang berisi deskripsi beberapa peralatan mesin kreasinya. Dalam manuskripnya, Taqi alDin menjelaskan mekanisme kerja mesin pompa. Mesin yang digerakkan oleh air ini menunjukkan kemajuan hebat yang dicapai umat Islam.

Roda air yang ada di dalam mesin menggerakkan piston yang saling berhubungan. Silinder piston terhubung dengan pipa penyedot. Pipa penyedot selanjutnya menyedot air dari sumbernya dan membagikannya ke sistem pasokan air. Para ahli permesinan meyakini bahwa pompa ini merupakan contoh awal dari sistem double-acting principle.

Menurut Ehsan Masood, periode kedua tokoh besar ini berkiprah merupakan puncak teknologi mekanik Islam. Yang mereka ciptakan telah membawa penga ruh luar biasa di berbagai bidang kehidupan pada zamannya. Al-Jazari dan Taqi al-Din berhasil menunjukkan betapa penting teknologi kuno dalam membentuk dunia modern.

Red: irf
Rep: yusuf ashiddiq

U2 - Sometimes you can't make it on your own

Tough, you think you've got the stuff
You're telling me and anyone
You're hard enough

You don't have to put up a fight
You don't have to always be right
Let me take some of the punches
For you tonight

Listen to me now
I need to let you know
You don't have to go it alone

And it's you when I look in the mirror
And it's you when I don't pick up the phone
Sometimes you can't make it on your own

We fight all the time
You and I, that's alright
We're the same soul
I don't need, I don't need to hear you say
That if we weren't so alike
You'd like me a whole lot more

Listen to me now
I need to let you know
You don't have to go it alone

And it's you when I look in the mirror
And it's you when I don't pick up the phone
Sometimes you can't make it on your own

I know that we don't talk
I'm sick of it all
Can - you - hear - me - when - I -
Sing, you're the reason I sing
You're the reason why the opera is in me�

Where are we now?
I've got to let you know
A house still doesn't make a home
Don't leave me here alone...

And it's you when I look in the mirror
And it's you that makes it hard to let go
Sometimes you can't make it on your own
Sometimes you can't make it
The best you can do is to fake it
Sometimes you can't make it on your own

Avenged Sevenfold - Nightmare

Nightmare!
(Now your nightmare comes to life)

Dragged ya down below
Down to the devil's show
To be his guest forever
Peace of mind is less than never
Hate to twist your mind
But God ain't on your side
An old acquaintance severed
Burn the world your last endeavor

Flesh is burning
You can smell it in the air
Cause men like you have
Such easy soul to steal (steal)
So stand in line while
They ink numbers in your head
You're now a slave
Until the end of time here
Nothing stops the madness,
Burning, haunting, yearning
Pull the trigger

You should have known
The price of evil
And it hurts to know
That you belong here, yeah
Ooh, it's your fuckin' nightmare

(While your nightmare comes to life)

Can't wake up and sweat
Cause it ain't over yet
Still dancing with your demons
Victim of your own creation
Beyond the will to fight
Where all that's wrong is right
Where hate don't need a reason
Loathing self-assassination

You've been lied to
Just to rape you of your site
And now they have the nerve
To tell you how to feel (feel)
So sedated as they
Medicate your brain
And while you slowly
Go insane they tell ya
"Given with the best intentions
help you with your complications"

You should have known
The price of evil
And it hurts to know
That you belong here, yeah
No one to call
Everybody to fear
Your tragic fate is looking so clear, yeah
Ooh, it's your fuckin' nightmare

Fight
Not to fail
Not to fall
Or you'll end up like the others
Die
Die again
Drenched in sin
With no respect for another

Down
Feel the fire
Feel the hate
Your pain is what we desire
Lost
Hit the wall
Watch you crawl
Such a replaceable liar

And I know you hear their voices
Calling from above
And I know they may seem real
These signals of love
But our life's made up of choices
Some without appeal
They took for granted your soul
And it's ours now to steal

(As your nightmare comes to life)

You should have known
The price of evil
And it hurts to know
That you belong here, yeah
No one to call
Everybody to fear
Your tragic fate is looking so clear, yeah
Ooh, it's your fuckin' nightmare

Thursday, August 12, 2010

Pasukan Muda Belanda Ditahan Ukraina

Belanda memiliki modal berharga sebelum menghadapi San Marino di kualifikasi Piala Eropa 2012.

Oleh Ivena Kasatyo

12 Agu 2010 03:53:00

Jeremain Lens scoort de openingstreffer (PROSHOTS)
Jeremain Lens scoort de openingstreffer (PROSHOTS)


Belanda melakukan perubahan total saat beruji coba melawan Ukraina di Donetsk, Kamis (12/8) dinihari WIB. Pelatih Bert Marwijk menurunkan pemain muda dalam duel tersebut.

Hasilnya memang tak mengecewakan karena Belanda bermain imbang 1-1 melawan Ukraina yang menjadi tuan rumah Piala Eropa 2012 bersama Polandia. Mereka unggul lebih dulu melalui Jeremain Lens di menit ke-72. Namun Ukraina menyamakan kedudukan, satu menit kemudian.

Ukraina yang menurunkan tim terbaik tampil lebih baik. Dimotori legenda Andriy Shevchenko, tuan rumah mengambil inisiatif menyerang sejak menit pertama. Bahkan mantan striker AC Milan dan Chelsea ini nyaris mencetak gol setelah mengecok Jeffrey Bruma. Sayang, tendangannya masih mengenai mistar gawang.

Belanda berusaha keluar dari tekanan. Dengan permainan ofensif, pasukan muda Marwijk mencoba menyerang pertahanan tuan rumah. Hanya, mereka kesulitan menjebol gawang Ukraina. Peluang bagus diperoleh Siem de Jong. Namun, ia gagal menaklukkan kiper Andrey Pyato

Ukraina kembali membangun serangan. Sayangnya, serangan mereka bisa dimentahkan oleh kiper Michel Vorm yang bermain gemilang. Dia dua kali mementahkan upaya dari Oleksandr Aliyev. Demikian pula tendangan dari Anatoliy Tymoshchuk dan Olexander Romanchuk masih bisa digagalkan.

Di babak kedua, Belanda meningkatkan serangannya. Usaha tim tamu akhirnya membuahkan hasil saat Lens memanfaatkan bola liar setelah tendangan Theo Janssen membentur tiang gawang. Lens berhasil menuntaskannya setelah bola jatuh di dekat kakinya.

Namun, Ukraina tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Hanya dalam tempo satu menit, Aliyev berhasil menjebol gawang Belanda melalui tendangan bebasnya.

Setelah tercipta dua gol dalam tempo kurang dari dua menit, baik Belanda maupun Ukraina gagal membobol gawang lawan. Kedudukan imbang bertahan sampai akhir pertandingan.

Hasil itu menjadikan Ukraina makin percaya diri. Sementara, Belanda memiliki modal bagus sebelum menghadapi San Marino, 3 September mendatang.

GOAL.com 50: Wesley Sneijder (1)

Wesley Sneijder adalah pemain TERBAIK musim 2009/10 versi GOAL.com.

Oleh Agung Harsya

10 Agu 2010 14:01:00


Wesley Sneijder - Belanda (Getty Images)

Inilah GOAL.com 50! Dalam edisi khusus ini, seluruh tim editor GOAL.com dunia memilih 50 pemain top sepanjang musim 2009/10. Hitungan mundur telah rampung, dan inilah pemenangnya...

Daftar Pemenang 2007/08 2008/09 2009/10
GOAL.com 50 Cristiano Ronaldo Lionel Messi Wesley Sneijder
FIFA World Player
Cristiano Ronaldo Lionel Messi ???
Ballon d'Or Cristiano Ronaldo Lionel Messi ???
* Mulai tahun ini, Pemain Terbaik Dunia FIFA dan Ballon d'Or telah merger dan berubah nama menjadi FIFA Ballon d'Or.

Wesley Sneijder sedang berada di bandara Barajas, Madrid, Agustus 2009. Pikirannya dipenuhi dengan bagaimana cara beradaptasi dengan Inter Milan. Apakah keputusan Madrid melepasnya merupakan keputusan yang tepat? Apakah Inter pilihan yang tepat? Bagaimana dia mampu menjawab harapan dari harga transfer yang disematkan kepada dirinya? Bagaimana dengan karier internasionalnya? Sneijder adalah pemain yang penuh percaya diri, tapi untuk saat ini dia tak bisa membayangkan seperti apa musim yang akan dijalaninya. Setahun berselang, para editor GOAL.com memilihnya sebagai pemain terbaik dunia sepanjang musim 2009/10.

Prestasi itu dicapainya setelah dipersilakan meninggalkan Santiago Bernabeu oleh Florentino Perez. Mega-proyek Real Madrid tak menyisakan tempat untuknya. Bersama klub barunya, Sneijder tak perlu butuh waktu lama beradaptasi.

Sneijder langsung beraksi dan membantu Inter mengalahkan AC Milan 4-0 dalam partai kompetitif pertamanya, atau dua hari setelah bergabung. Sebulan kemudian, Sneijder melesakkan gol pertama untuk Inter, gol pada pengujung pertandingan yang mengalahkan Udinese, tapi mendapat kartu kuning karena diving. Bukan masalah disiplin terakhir yang dilakukannya sepanjang musim, tapi setidaknya menandakan insting kreatif yang dimilikinya.

Oktober, Sneijder lepas landas. Saat itu Sneijder menikmati enam kemenangan beruntun bersama Inter di Serie A. Selain itu, tim juga tampil baik di Liga Champions. Sneijder melesakkan gol ke gawang Dynamo Kyiv yang mengantarkan Inter memuncaki klasemen grup. Kartu merah melawan Atalanta dan Milan sempat mewarnai penampilannya, tapi segera dijawab Sneijder dengan penampilan terbaiknya ketika Inter mengalahkan Siena 4-3.

Max de Luca dari GOAL.com mengatakan, "Sneijder beraksi pada sepertiga akhir pertandingan untuk Beneamata dengan menyediakan umpan untuk gol Diego Miliro dan mencetak dua gol dari situasi bola mati. Benar-benar mengagumkan."

Jika harus ada penilaian untuk penampilan Sneijder malam itu, sepantasnya nilai sembilan dari sepuluh disematkan kepadanya.

Februari dan Maret, Sneijder kering gol. Tapi itu bukan berarti kemunduran penampilannya di atas lapangan. Peran kreatif Sneijder terus tersaji bagi Nerazzurri. Ingatlah kemenangan 2-1 atas Chelsea di Liga Champions. Sneijder membantu terciptanya gol Milito dan juga mengawali proses terciptanya gol Samuel Eto'o. Saat tandang, Inter berupaya menghindari kebobolan. Pertahanan terbaik adalah melalui serangan.

Melalui penampilan yang hebat, dengan mengandalkan pengaturan bola-bola mati, umpan terobosan, dan umpan-umpan cepat, Sneijder menginspirasikan kemenangan Inter. Umpannya kepada Eto'o lah yang menamatkan perjuangan Chelsea. Ketika pada saat yang sama Madrid terjungkal dari turnamen, mulai muncul andai-andai jika mereka masih mempertahankan pemain Belanda itu di Bernabeu.

Jelang akhir musim, penampilan Sneijder terus mengesankan. Kesepahaman yang dibangunnya bersama Milito dan Eto'o berhasil menumpas Barcelona 3-1 di semi-final Liga Champions sebelum akhirnya memastikan diri tampil di final.

Pada 5 Mei, kemenangan 1-0 atas AS Roma membuat Sneijder turut mencicipi gelar Coppa Italia. Tapi saat itu dia terpaksa beristirahat karena menderita cedera.

Tak lama berselang, Inter memastikan scudetto dan ujian meraih gelar Liga Champions pun membayang di depan mata. Saat final, Sneijder mendapat penilaian 8,5 atau terbaik kedua setelah Milito, yang tampil sebagai pahlawan Inter.

Sneijder masih melanjutkan petualangan. Bersama Belanda di Afrika Selatan, namanya seolah terabaikan. Sneijder mampu melesakkan lima gol sepanjang turnamen, terutama yang paling dikenang adalah dua gol ke gawang Brasil di babak perempat-final.

Bahkan pertandingan menjemukan melawan Jepang juga ditandainya dengan sebuah gol. Tapi pengaruhnya bagi Belanda sangat terasa dalam pertandingan melawan Brasil.

Ketika menghadapi Uruguay di semi-final, lagi-lagi Sneijder tampil apik dan mempersembahkan gol kedua tim.

Datanglah final melawan Spanyol. Belanda memang gagal, tapi Sneijder hampir saja memberikan peran yang menentukan kalau saja Arjen Robben bisa menuntaskan peluang yang diperolehnya. Jika Robben menciptakan gol, sejarah akan lain.

Selain kekecewaan tersebut, Sneijder boleh menikmati musim yang hebat. Inilah salah satu musim terbaik dalam kariernya -- sekaligus yang terbaik bagi seluruh pemain sepakbola dunia sepanjang musim lalu.




Selamat kepada Wesley Sneijder
Pemenang "GOAL.com 50" untuk musim 2009/10