Nike, awalnya dikenal sebagai Blue Ribbon Sports, didirikan oleh atlet trek Philip Knight dan pelatihnya, Bill Bowerman dari University of Oregon pada Januari 1964. Awalnya perusahaan beroperasi sebagai distributor untuk pembuat sepatu Jepang Onitsuka Tiger.
Phil Knight
Bill Bowerman
Laba perusahaan tumbuh dengan cepat, dan pada tahun 1966, BRS membuka toko ritel pertama, terletak di Pico Boulevard di Santa Monica, California. Pada 1971, hubungan antara BRS dan Onitsuka Tiger sudah mendekati akhir, dan BRS siap untuk memulai perusahaan alas kaki sendiri. Sepatu pertama yang dijual kepada publik adalah sepatu sepak bola bernama "Nike", yang dirilis pada musim panas 1971.
Pada Februari 1972, BRS memperkenalkan merk pertama sepatu Nike, dengan nama Nike berasal dari dewi kemenangan Yunani. Pada tahun 1978, BRS, Inc itu sendiri secara resmi berganti nama menjadi Nike, Inc. Dimulai dengan Ilie Năstase, atlet profesional pertama untuk kontrak dengan BRS/Nike, sponsor dari atlet menjadi alat pemasaran utama bagi perusahaan yang berkembang pesat.
Sekarang mereka memiliki sepatu terbaik di saat itu, dan mereka perlu mempromosikannya, jadi Nike mulai mensponsori atlet. Nike memutuskan untuk mensponsori John McEnroe, seorang petenis yang menghasilkan banyak perhatian ketika ia bermain karena dia akan terus-menerus menyumpah di depan wasit.
Pada 1979, Nike adalah sepatu lari paling populer di negara-negara bagian. Dan sekarang Nike mulai menjual lebih dari sepatu, mereka mulai menjual Nike pakaian dan peralatan olahraga bagi kebanyakan olahraga.
Ada satu hal yang mengganggu Nike, yaitu Reebok. Reebok akhirnya melampaui penjualan sepatu Nike, tapi Nike kembali dengan memasukkan sepatu khusus untuk setiap olahraga dan kegiatan.
Terobosan terbesar Nike adalah Michael Jordan, yang ditandatangani langsung dari University of North Carolina. Inilah yang membuat Nike menang dari kompetisi dengan Reebok. Meski Michael Jordan itu terkenal, ia bukan pilihan pertama Phil Knight. Nike sedang berusaha untuk mendapatkan Larry Bird dan Magic Johnson, 2 dari atlet yang paling populer pada saat itu.
Pada tahun 1980, Nike telah mencapai 50% pangsa pasar di Amerika Serikat pasar sepatu atletik, dan perusahaan go public pada bulan Desember tahun itu. Pertumbuhannya adalah karena sebagian besar untuk iklan 'word-of-foot' (mengutip sebuah iklan cetak Nike dari akhir 1970-an), daripada iklan televisi. Iklan televisi nasional pertama Nike berlangsung pada bulan Oktober 1982 selama siaran dari New York Marathon. Iklan diciptakan oleh biro iklan Wieden + Kennedy, yang telah terbentuk beberapa bulan sebelumnya pada April 1982.
Bersama-sama, Nike dan Wieden + Kennedy telah menciptakan banyak iklan cetak dan televisi yg tak terhapuskan dan terus menjadi agen utama Nike saat ini. Dan Wieden lah yang menciptakan slogan terkenal "Just Do It" untuk kampanye iklan Nike tahun 1988, yang dipilih oleh Advertising Age sebagai salah satu top 5 slogan iklan di abad 20, dan kampanye itu telah telah diabadikan dalam Smithsonian Institution.
The Swoosh
"Swoosh" adalah sebuah desain yang diciptakan pada tahun 1971 oleh Carolyn Davidson, seorang mahasiswa desain grafis di Portland State University. Dia bertemu Phil Knight ketika ia sedang mengajar kelas akuntansi dan ia mulai melakukan beberapa pekerjaan freelance untuk perusahaannya, Blue Ribbon Sports (BRS). Logo Nike "Swoosh" mewakili sayap di patung Dewi kemenangan Yunani yg terkenal, Nike, yang merupakan sumber inspirasi bagi banyak pejuang besar dan berani.
BRS membutuhkan brand baru untuk untuk bersiap-siap memperkenalkan lini baru dari alas kaki atletik mereka pada tahun 1972. Knight mendekati Davidson untuk ide-ide desain, dan dia setuju untuk memberikan kepada mereka. Pada Juni 1971, Davidson menyajikan sejumlah pilihan desain Knight dan eksekutif BRS lain, dan mereka akhirnya memilih merek global sekarang dikenal sebagai Swoosh. Davidson mengajukan tagihan sebesar $ 35 untuk pekerjaannya.
Sepatu lari pertama yg menyandang logo Swoosh diperkenalkan di US Track and Field Olympic Trials di Eugene, Oregon, pada Juni 1972. Sampai hari ini Nike masih terus menggunakan merek ini.
kita pasti gamau dong udah beli sepatu mahal2 tau2nya baru 2 minggu udah jebol, robek, dll. nah biar kita gak salah beli sepatu, ini cara-cara buat membedakan yg asli & aspal...
1. Paling pertama, sepatu KW harganya jelas jauh lebih murah dari sepatu yg asli.
2. Kedua, pasti ada production date kodenya dan tulisan di tagnya jelas, ga burem, digesek kuku ga ilang. (karena banyak barang KW udh bisa buat2 tag, tapi biasanya kualitas jelek dan hurufnya gede2 )
3. Hal primitif yg sering gw lakuin, cium dalemnya sepatu karena bau lem dan material sepatu asli (hampir semua sepatu asli baunya sama, merk apapun) dengan yang KW beda banget, tapi jangan sepatu bekas yg dicium... ntar bisa pingsan gara2 baunya
4. Detail ke material, karena sekarang dah banyak sepatu KW yang canggih dari Cina, agan2 mesti teliti. Biasanya outsol bagian bawah dari sepatu KW lebih lembek kalo diteken masuk/penyok ke dalem. Atau kalau dia keras, akan keras banget, karena karetnya dicampur plastik, jadi licin dan gak elastis lagi. Khusus adidas superstar dan pro model, bagian shell depannya juga harus agak keras, karena barang palsu yang beredar di Indo shellnya lembek semua (coba deh tes). Material kulit di Adidas juga ga ada yang kulit palsu, jadi liat baik2, ato kalo bahan kanvas dan lainnya, tekstur kanvasnya rapet, kecuali bahan recycle tertentu.
5. Lebih gampang lagi, karena sepatu KW mengejar murah biasanya bagian lidah sepatu, bagian insole sepatu (tatakan yang diinjek di bagian dalem) busanya jelek banget, tipis dan ga kenyal. Khusus insole sablon logonya juga harus bagus, ga keliatan seperti sablon asal2 aja.
6. PENTING!!! Sebagian besar pasti ga ada heel protector (bagian tumit belakang sepatu seharusnya ada material pengeras, jadi kalo semua sepatu asli untuk casual dan olahraga lo teken2 bagian tumit belakang pasti agak keras dan gak lembek). Karena fungsinya buat jagain tumit biar ga gampang keseleo.
7. Kalo dah dicoba pake, coba gesekkin outsolenya ke lantai, karena kalo sepatu asli (terutama yang vulcaized sole) bakalan bunyi "ciiit..ciitt", karena kualitas grip outsolenya dari karet bagus. Kalo licin2, kayanya boleh dipertanyakan. (jangan di lantai basah ngetesnya, ntar kepeleset baru tau )
8. Khusus untuk adidas, kalo lo beli yang original, logo di lidahnya pasti yang kembang, bukan yang 3 strip berbentuk segitiga, demikian juga sebaliknya.
9.Kualitas lem, biasanya kalau barang KW, lemnya pakai yang murah, yaitu lem kuning, kadi kalo ada bekas2 lem warna coklat (karena kalo lem kuning keringnya warna coklat pucat) di sekitar bodi, apalagi masih agak lengket, dah pasti palsu. Ato kalo KWnya pake lem putih, check tingkat kerapihannya di bawah cahaya lampu, kalo beleberan banyak banget, agan tau kan bikinnya di mana...
10. Paling gampang, belinya di outlet resmi, stockist resmi, ataupun bukan di tempat2 yang mencurigakan.
Sejarah merk sepatu yang sangat terkenal ini dimulai pada tahun 1920 oleh Adi (Adolf) Dassler di ruang cuci milik Ibunya. Waktu itu Adi Dassler membuat proyek kecil-kecilan dengan membuat sepatu olahraga. Karena tingginya kualitas sepatu yang dihasilkannya, akhirnya bisnis kecil-kecilan tersebut mulai membuahkan hasil. Pada tahun 1924, Adi Dassler dan saudaranya Rudolf Dassler mendirikan "Dassler Brothers OGH" yang nantinya menjadi cikal bakal Adidas sekarang.
Komitmen Adi Dassler pada kualitas, membawa Dassler Brothers sebagai produsen sepatu berkualitas tinggi, sehingga sering dipakai oleh atlit-atlit legendaris masa itu untuk Olimpiade. Puncak keterkenalan sepatu Dassler Brothers adalah ketika Jesse Owen menjadi atlit paling sukses pada Olimpiade Berlin pada tahun 1936 dengan mengenakan sepatu buatan Dassler.
Pada tahun 1948, Adi dan Rudolf memutuskan untuk berpisah dan masing-masing membuat merk sepatu sendiri. Rudolf membuat merk sepatu 'Puma' sedangkan Adi membuat merk 'Adidas.' Pengambilan nama Adidas berasal dari nama Adi Dassler dengan menggabungkan nama depan Adi dan satu suku kata nama belakang Dassler yakni 'das' sehingga menjadi kata 'Adidas'. Sekadar informasi bahwa nama asli dari Adi Dassler adalah Adolf Dassler, tapi orang Jerman sering memanggil nama Adolf sebagai Adi. Didukung oleh kemajuan bidang penyiaran dan pertelevisian, adidas menikmati keuntungan dari event olahraga seperti Olimpiade atau sepakbola, karena logo 3 stripes mereka mudah dikenali dari jauh. Ia pun mendafarkan logo 3 stripes sebagai trademark dari adidas. 3 stripes yang diciptakan agar kaki stabil, namun akhirnya menjadi logo.
Evolusi Logo Adidas
Penggunaan logo Adidas sendiri baru dipergunakan pada sekitar tahun 1948, pada saat dua bersaudara Dassler tersebut berpisah. Secara visual, logo Adidas hanya berupa huruf Adidas, dengan nama Adolf Dassler diatasnya serta ilustrasi sepatu ditengahnya. Dengan merk ini, sepatu buatan Adi Dassler mencapai titik kesuksesannya, dengan diakuinya merk sepatu Adidas diajang pesta olahraga dunia seperti Olimpiade Helsinki, Melbourne, Roma dan lainnya. Serta saat itu tim sepakbola Jerman menjadi juara dunia sepakbola dengan menggunakan sepatu Adidas.
Pada tahun 1972, logo Adidas mengalami perubahan yakni dengan menggunakan konsep 'Trefoil Logo', yaitu logo dengan visual tiga daun terangkai. Konsep tiga daun ini memiliki makna simbolisasi dari semangat Olimpiade yang menghubungkan pada 3 benua. Sejak saat itulah Adidas menjadi sepatu resmi yang dipergunakan pada even Olimpiade diseluruh dunia.
Akhirnya setelah bertahun-tahun berjaya dan mengalami liku-liku perkembangan usaha, pada tahun 1996, Adidas mengalami modernisasi dengan menerapkan konsep 'We knew then - we know now' yang kurang lebih menggambarkan kesuksesan masa lalu dan kejayaan hingga kini. Adapun logo baru yang digunakan secara visual berupa tiga balok miring yang membentuk tanjakan yang menggambarkan kekuatan, daya tahan serta masa depan. Sejak saat itu logo Adidas tidak pernah mengalami perubahan, serta masih berjaya hingga saat ini.
Gw ngerasain kedinginan dan mimpi yang aneh. Pas gw melek, siake! Gw baru inget kalo semalem gw ketiduran di ubin gara-gara kebanyakan baca majalah dan di sekitar gw masih banyak majalah yang berserakan yang gw baca semalem. Liat jam, baru jam setengah 2, pindah ke tempat tidur yang berada tepat di sebelah posisi gw tidur tadi, dan tidur lagi.
Jam setengah 5, bangun. Wets, taunya udah subuh. Karena gak sholat, gw langsung nonton TV, eh ketiduran lagi deh.
Pas melek lagi, ha, TVnya nyala. Iyalah! Orang gw ketiduran. Dan gw bersiap-siap untuk pergi jam setengah 7 nanti.
Hari ini gw (dan seluruh anak kelas X di sekolah gw) pergi ke Museum Gajah (Museum Nasional) karena ada tugas pelajaran Sejarah. Rencananya, gw, Meitri, Yulia, Dewi, dan yang lain bakal kesana naik busway. Museum Gajah letaknya ada di Jl. Medan Merdeka Barat (gw gatau nomornya), yah depan Monas dan deretannya Departemen Pertahanan, RRI, Mahkamah Konstitusi lah.
Udah rapi, gw langsung berangkat ke sekolah (meeting point kita) dianterin bokap naik motor. Pas nyampe, atunya udah banyak anak kelas X (but not X-3). Anak X-3 cuma ada Tri, Nandia, Jakul, Dian, sama Arcel. Tapi Jakul, Dian, sama Arcel ngilang kemana tau. Dan kita ber-3 nunggu anak-anak yang lain, Meitri dateng, trus Yulia sama Dewi. Setelah lengkap (kita ber-6 doang) langsung cabut naik 20. Eh, ada Puspa di belakang naik motor. Kita berhenti di jalan raya di daerah Pondok Kopi. Puspa juga turun dari motor. Dan kita langsung naik Metro Mini 47 sampai Arion. Di Arion, kita naik jembatan menuju terminal busway depan Velodrome. Eh, taunya depan kita ada rombongan X-6 dan X-4. beruntung lah, soalnya gw rada lupa rutenya. Abis beli tiket, nunggu bis dateng. Eh, taunya gak satu bis sama Meitri, Tri, Nandia, sama Yulia (soalnya mereka masuk bis duluan. Gw, Puspa, sama Dewi, dan rombongan X-4 dan X-6 (beberapa) naik bus berikutnya.
Di dalem bus, semuanya (kelas X) pada gak dapet tempat duduk, gelantungan aja di bus. Pas gw dapet tempat duduk, langsung kukeluarkan jurus ampuh pengobat penyakit bengong alias cengo tanpa arah dan gak jelas, buka tas dan ambil majalah Inside United edisi baru (Januari 2010), dan baca! Eh, keasyikan baca taunya udah nyampe di pemberhentian terakhir bus ini, Dukuh Atas. Kita semua (bahkan seisi bus selain supir dan konduktor tentunya) keluar dari bis. Langsung nyebrang (di jembatan busway juga) buat naik bus berikutnya. Nyampe, kita naik bus yang jurusan Kota. Di dalem bus, kita duduk di bagian depan (ada juga yang berdiri). Gila! Kita pada narsis-narsisan di dalem bus (kurang gawean). Dan nyampe deh di terminal Monas (kebetulan tepat di depan museum). Kita semua turun dan nyebrang. Dan ada Wayan yang juga baru nyampe (dianterin keluarganya).
Kita ber-6 nyebrang tanpa basa-basi. Bersama Wayan, kita langsung masuk ke museum. Sebelum masuk ke museumnya, kita nitip tas dan gw cuma bawa tempat pensil dan hp. Abis ngambil lembar soal, kita langsung ngacir masuk ke museum. Masuk ke sebelah kanan isinya Indonesia semua. Gw, Tri, Nandia, sama Puspa pergi ke lobi utama buat dengerin arahan dari guide. Eh, taunya guidenya ngasih jawaban soal yang kita bawa ke kita (kelas X). Telat 1 pertanyaan. Gw baru nyadar, kelompok gw (Meitri, Wayan, Dewi, dan Yulia) kok pada gak ada? Kayaknya tadi mereka sama gw jalannya… ah, yang penting tulis aja jawabannya. Sambil iseng-iseng shot anak-anak yang lagi engerin gide ngomong (candid of course).
Akhirnya Wayan cs dateng juga. Taunya mereka nyasar di bagian all Indonesia (ngasal banget ngasih nama, made by me). Wayan gentian deh yang nulis jawaban. Yang lain malah narsis gaje (ah, songong nih!). Anak-anak kelas X semakin banyak yang datang dan hujan memang deras di luar. Udah selesai, gw sekelompok dan Barok cs (Barok, Iki, Vandra, Ganes, Acil, dan Andra) bareng-bareng masuk ke bagian pertama (prasejarah).
Pas masuk, ih wow! Gw belum pernah kesini sih. Amazing! Ini dunia gw, dunia penuh benda sejarah dan berhubungan dengan arkeologi. Pengen banget gw nginep sehari aja disini buat ngapalin semua isi museum ini. Bukannya belajar malah narsis. Yah, gw juga ikut-ikut dikit sambil foto-foto benda-benda yang bikin gw ngiler (asli di depan mata gw, tanpa liat buku sejarah) benda-benda bersejarah yang bernilai tak terhingga. Then, we go to 2nd floor. Di lantai 2, ada barang-barang One Piece. Gila! Serasa jadi pelaut. Dan ada juga prasasti-prasasti kuno abis (andai gw bisa baca hurufSansekerta, Pallawa, Arab ruwet, aksara Jawa Kuno, ato yang lain). Abis itu ke lantai 3. dan terakhir ke lantai 4. Sumpah! Impian gw buat nginep sehari disini makin besar. Banyak banget benda bersejarahnya! Pas di lantai 3, anak-anak Armstrong dan Jakul cs baru mau naik (lah, kita udah kapan tau naiknya). Gw sama Wayan ngiter ulang tiap lantai, belum puas ngeliatnya.
Dan kami kembali di lantai 1, di ruang prasejarah bersama yang lainnya. Kita semua nyocokin jawaban, foto-foto, gw keliling ulang dan melakukan hal-hal yang gaje (baca: hiperaktif) abis. Abis itu, gw dan Wayan (juga ada Dwi, Hanni, Vandra, dan Kartika) ke bagian all-Indonesia. Wiih, remang-remang dan cukup scary (banyak patung scary). Tapi seru! Semua tentang kebudayaan Indonesia. Banyak ‘foreign visitor’ a.k.a. bule di tiap sub-ruangan ini. Pas gw lagi foto pengunjung bule dan anak SD, eh ada bule yang foto gw lagi foto tuh rombongan bule (enek-enek wae). Ke sub-ruang berikutnya. Pas di ruang Papua, eh ada anak bule (mungkin seumuran sama gw) dan keluarganya. Gw lagi asik liat benda-benda yang WAH (artistik, I’m proud of my country, Indonesia!), eh tuh cewek bule ngeliat gw (baru liat anak cewek Indonesia yang hiperaktif dan aneh kali, LOL). Eh, dia senyum ke gw, yah gw bales aja. Setiap pas-pasan sama dia, senyum deh. Haha. Gak berani speak gw sama dia.
Kembali ke ruang utama alias pintu masuk museum. Ngambil tas. Dan pergi ke ruang lain. Lurus, waw! Arca! Banyak banget! Bernilai sejarah! Ngiler gw litanya! Eh, taunya gw ditinggal Yulia cs (dia udah naik busway duluan). Ah, masa bodo! Orang gw masih pengen disini kok.
Udah selesai, gw keluar. Eh, ada Wayan juga yang belum pulang. Kita berencana buat pulang naik busway. Eh, si Tumin, Riri, sama Dilla baru dateng naik taksi (nganterin Inez yang sakit mendadak).
Gw, Wayan, Barok, Iki, Fani, Ganes, dan Andra pulang naik kereta. Sebelumnya naik busway dulu ke arah Kota (ke stasiun Kota). Di dalam bus pada hiperaktif semua, efek moving-clas, ganti tempat duduk mulu (apalagi Iki). Pas nyampe, lansung ke jembatan bawah tanah menuju stasiun. Masuk stasiun, beli tiket jurusan bekasi ekonomi AC (Rp 4.500,-/ orang). Eh, ketemu si Vandra, anak X-2 (kalo gak salah namanya Karel) sama satu orang tau siapa. Karena masih lama, kita ber-7 pergi ke warung buat makan.
Masuk warung, gw cuma beli susu kotak kecil (hemat) yang lain pesen makanan semua. Pas yang lain pada makan, gw keluar dan duduk di pinggir rel di jalur 1 (biar gak ngiler). Eh, pas gw liat ttepat di jalur 4 kereta jurusan Bekasi dateng. Gw berdiri dan Wayan keluar nyusul gw. Dia bilang kalo dia gak kuat ngabisin makanannya, nasi goreng. Alhamdulillah... ternyata Allah masih sayang sama gw, lucky! Gw langsung masuk ke warung dan duduk dan ngabisin makanan sambil ngasitau keretanya udah dateng. udah selesai, pada bayar (kecuali gw) dan ngacir masuk kereta. Kita langsung duduk di gerbong 4, juga Vandra dan 2 orang lain yang dari tadi duduk di ruang tunggu. Kereta jalan.
Wah, udah 7 tahun gw gak pernah naik kereta. Akhirnya naik kereta juga. Gw liat jendela liat pemandangan yang kumuh abis tepat di pinggir rel. Ini nih yang namanya Jakarta Undercover sebenarnya (bukan film yang isinya kehidupan malam). Sambil ngobrol-ngobrol dikit sama yang lain.
Gak kerasa udah nyampe stasiun Buaran. Vandra turun sendirian dari kereta. Pas di stasiun Pondok Kopi baru kita semua turun. Gw sama Fani langsung naik angkot 26. Dan gw berhenti di depan pasar kaget (mendahului Fani yang turun di daerah Swakarsa). Gw jalan ke rumah dan akhirnya sampai deh. Hah, perjalanan singkat yang menyenangkan.
sebenernya sih gw udah baca berkali-kali tentang ini. malah sekarang udah keberapa tau. sori ya gw nyontek. hehe...
666 dalam angka Rumawi = DCLXVI atau dalam arti kata lain dalam angka 666 tsb telah dapat merepresentasikan seluruh angka yang terdapat dalam angka Rumawi (D = 500, C = 100, L = 50, X = 10, V = 5, I = 1). Angka 666 dalam bhs Latin bisa diartikan sebagai DIC LVX = "dicit lux" - suara cahaya. Maklum setan dalam bhs Latin sering diberi nama sebagai Lucifer (Lux Ferre) atau
sipembawa cahaya. Dalam istilah astrologi disebut juga sebagai Bintang Fajar atau Venus atau planet ke-enam terbesar dalam tata surya kita.
Semua yang buruk dan jahat konon mempunyai kaitannya dengan angka 666 seperti roulet, apabila semua angka di meja roulet dijumlahkan akan menjadi 666. Berzinah itu dosa berat maka dari itu angka 666 dalam bhs Yunani mempresentasikan XES (sex terbalik) atau Χ Ξ Σ (Chi Xi Sigma) sebab dalam bhs Yunani maupun Ibrani abjad mereka itu juga identis dengan angka. Begitu juga dengan nama dari Kaiser Nero dalam bhs Ibrani ini bisa ditulis dengan angka 666 (Neron Kesar). Racun yang mematikan adalah racun 666 = racun Hexachloride yg diambil dari formula kimia C6H6Cl6.
Hal inilah yang menyebabkan angka 666 selalu diidentikkan dengan Satanisme atau hal-hal yang berbau pemujaan setan.
Sepintas lalu simbol ini mirip dengan salib dalam ajaran kaum Nasrani. Tapi tidak. Gambar ini sama sekali tak ada hubungannya dengan salib. Ankh merupakan salah satu simbol kekuatan terdahsyat dari dunia mistik hitam. Bila ditelusuri sejarahnya, Ankh berasal dari mistik Mesir kuno. Pada masa itu Ankh dipergunakan dalam upacara pemujaan RA, dewa matahari Mesir kuno yang diyakini sebagai wujud lain dari setan. Ra juga dianggap sebagai pencipta alam semesta dan disembah oleh orang-orang Mesir kuno. Lingkaran di atas kepala adalah gambaran matahari.
Ankh merupakan simbol reinkarnasi. Namun konsepnya berbeda dengan pengertian ajaran Budha dan Hindu. Dalam ajaran Mesir kuno, Ankh bermakna sebagai keabadian hidup. Syarat utama untuk menggunakan simbol ini, orang-orang Mesir kuno diwajibkan mempersembahkan kesucian para gadis perawan dalam sebuah pesta ritual yang menyeramkan.
Simbol ini sering digunakan oleh para tukang sihir perempuan dalam melakukan prakteknya. Pentagram berhubungan dengan Lucifer dan tukang sihir perempuan percaya bahwa Lucifer berarti "putra sang pagi". Ada beberapa kebenaran dalam gambaran tentang setan yang dilukiskan sebagai seorang 'malaikat penerang' dan merupakan salah satu makhluk terindah yang pernah diciptakan. Karena itu, rasa bangga dan kesombongan telah menguasai diri Lucifer. Karena sifat juga yang membuatnya terpuruk dalam kesesatan. Jika pentagram ini diputar secara terbalik, bentuknya jadi semacam bintang yang "bertanduk". Atau bila diamati secara seksama. simbol bintang ini dalam perputarannya seakan-akan membentuk wajah setan. Dan sampai saat ini Pentagram dijadikan sebuah simbol yang dipergunakan seluruh gereja setan di dunia.
Disebut Hexagram karena berbentuk bintang segi enam. Hexagram sering dipergunakan dalam upacara ritual mistik dalam dunia gaib hitam. Simbol ini harus tersedia ketika memanggil setan secara berulang-ulang selama ritual berlangsung. Kata 'Hex' berasal dari lambang ini. Terdapat sebuah catatan penting yang menyangkut Hexagram yang pernah digunakan pesulap terkenal Cellini. Dulu, ia dan muridnya, Cenci, mencoba menantang setan-setan dari dalam sebuah lingkaran yang telah dilukiskan di atas tanah di Coliseum (stadion besar), kota Romawi. Kebanyakan para setan memang akan muncul bila diundang, tapi justru kehadiran itu merusak ritual. Tapi Cellini yakin, selama ia dan muridnya berada dalam lingkaran akan aman dari serangan setan. Pada saat itu Cenci mengaku telah melihat lima sosok setan besar berusaha sekuat tenaga untuk menembus lingkaran Hexagram. Dalam spiritual Cina, I Ching, Hexagam juga dipergunakan dengan kombinasi garis lurus dan garis putus yang berhubungan dengan energi "Yin" dan "Yang". Hexagram, pada dasarnya sama sekali tidak menunjukkan pengertian yang bisa bikin bulu kuduk berdiri.
Jika uang merupakan sebuah problema, simbol ini diyakini bisa menawarkan bebarapa solusi secara mistik. Pertama kali digunakan para pendeta Druid di Skotlandia dan Irlandia. Biasanya, tanduk Unicorn dipakai dalam upacara ritual untuk meminta bantuan keuangan kepada setan. Nama lain untuk simbol ini adalah "tanduk Italia", "tongkat sihir peri" atau "tongkat Leprechaun". Dalam mitologi Indian, simbol tanduk sering disebut-sebut. Kelihatannya seperti lambang kemaluan lelaki. Bila diamati secara seksama, pada beberapa pakaian, simbol seperti ini tampak melingkari leher si pemakai. Sementara di daratan Eropa, simbol unicorn dianggap berhubungan dengan persoalan seksualitas dan merupakan sebuah simbol kekuatan seks. Legenda Unicorn terdapat dalam kisah-kisah kaum Nasrani, Islam, Cina, dan Indian.
Kata Scarab berasal dari bahasa latin; Scarabaeus Sacer. Ia termasuk salah satu hewan anggota dari keluarga kumbang. Orang-orang Mesir kuno meyakini tipe kumbang jenis ini sebagai sesuatu yang keramat, disucikan dan dijadikan simbol, tanda, atau jimat. Scarab digunakan dalam upacara ritual untuk memohon hal-hal yang menyesatkan dan kotor. Sedangkan nama lain yang lebih tepat untuk kumbang satu ini adalah "Dung" (maaf, tahi!). Mungkin karena hobinya yang gemar menggali lubang di dekat tumpukan kotoran. Selain untuk tempat bertelur, juga untuk tempat penyimpanan makanan. Di daerah tropis, bukan hal aneh bila menemukan kumbang kotoran mempermainkan gumpalan kotoran sebesar apel dengan tubuhnya. Menjijikan memang, tapi itu pula sebabnya mengapa para tukang sihir wanita suka menggunakan kumbang dalam praktek-praktek sihirnya.
Horus adalah sosok dewa yang berhubungan dengan matahari. Ia merupakan putra dari Isis dan Osiris. Mata Horus merupakan simbol mistik dari kekuatan gelap yang bermakna 'Maha Tahu' dan 'Maha Melihat'. Biasanya ia dilukis dalam hieroglips (Tulisan Mesir kuno) di dinding-dinding Piramid.Osiris adalah sang raja sekaligus hakim kematian. Ia suami dan juga abang dari Isis. Ia juga merupakan sosok dewa senior tertinggi dalam kepercayaan Mesir kuno. Biasanya, Osiris sering digambarkan sebagai figur laki-laki dengan janggut menghiasi dagu dan dibungkus seperti mumi. Di atas kepalanya bertengger sebuah mahkota yang dikenal dengan nama 'Mahkota Atef'. Biarpun ia pernah mati dalam peperangan, tapi toh ia bisa dihidupkan kembali oleh putranya, Horus. Isis adalah dewi kesuburan dan ibu dari Horus. Selain di Mesir, ia dikenal juga sebagai salah satu dewa dalam legenda-legenda Yunani dan kekaisaran Romawi.
Melengkapi pembahasan Mata Horus, bulan sabit digunakan sebagai simbolisasi dari Isis. Identitas lainnya adalah Diana, sang Ratu Surga. Kitab-kitab kuno mengkisahkan riwayat keturunannya berasal dari cucu Nuh bernama Cush. Ia menikahi seorang perempuan jahat bernama Semiramis yang kelak menjadi ratu Babylonia. Di dalam dunia mistik sesat, ada beberapa bentuk dari perempuan jahat ini, di antaranya: Venus, Ashtoreth, Diana, Isis. Simbol setan sering dikaitkan dengan persoalan hubungan seks yang tak lazim. Di bawah sinar bintang dan rembulan, upacara ritual ini melibatkan para pengikutnya menikmati seks satu sama lain atas nama setan. Berhati-hatilah terhadap simbol-simbol ini dan praktek-praktek kesesatan yang mungkin tanpa Anda sadari ada di lingkungan sekitar Anda. Biasanya kelompok aliran sesat selalu menjalankan aktifitasnya dengan cara terselubung dan bersembunyi di balik topeng-topeng ilusi yang membiuskan.
Dalam musik ada banyak sekali contoh musik yang berisi satanisme, contoh :
* Lagu dari Ozzy Osbourne “Anggur baik tapi Wiski lebih cepat, bunuh dirilah satu-satunya jalan keluar” * Lagu dari David Bowie (majalah Rolling Stone) mengatakan Rock akan selalu menjadi musik setan * Lagu dari Stairway to Heaven jika di putar terbalik akan memunculkan syair pemujaan setan. * Lagu dari Metallica dalam The Prince melantunkan Bida.dari dari bawah, Aku ingin menjual jiwaku. Setan ambil jiwaku. * Pink Floyd menulis lagu Lucifer Sam dengan lirik : Lucifer Sam selalu duduk di sisimu..selalu dekat denganmu. * Thn 1992, Red Hot Chilli Peppers saat penerimaan anugreah MTV Awards berucap. Pertama-tama kami ingin berterima kasih pada Setan. * Marilyin Manson, salah satu umat GS pada majalah Spin edisi Agustus 1996. Saya berharap dikenang sebagai sosok yang mengakhiri sejarah Kekristenan, Manson tak ragu merobek Injil dan meneriakkan penghinaan terhadap Yesus Kristus. * Band-band Black Metal yang secara terang-terangan menggunakan lirik & ritual pemujaan terhadap setan