Waarschuwing!!!

Blog ini tidak diperuntukkan kepada:

1. Yang tidak/belum bisa membaca

2. Yang tidak suka sama isinya atau backgroundnya

3. Yang tidak memiliki nyali untuk membuka blog ini



Jika Anda ingin membaca blog ini, persiapkan mental Anda, serta harus kuat rohani dan jasmani.

Sunday, October 17, 2010

Nord Stream

Presiden Rusia Dmitry Medvedev meresmikan pembangunan pipa gas yang ditargetkan menjuarai pangsa pasar Eropa tanpa melalui Ukraina yang pernah menjadi penyebab terganggunya pasukan ke Eropa akibat ketegangan kedua negara.

Hubungan Rusia dengan negara-negara Eropa Barat semakin erat. Pada dekade ini, hubungan tersebut sangat bertolak belakang saat Rusia (dulu Uni Soviet) di bawah pemerintahan komunis.

Baru-baru ini kemesraan Rusia dengan negara-negara Eropa Barat tersebut ditandai dengan peresmian proyek pembangunan sistem pipa gas alam bawah laut, Nord Stream oleh Presiden Medvedev.

Dampak geo-politiknya oleh pengamat dinilai saqngat besar. Dengan pembangunan itu, hubungan Eropa dan Rusia kian erat. Rusia akan mendapatkan jalur langsung dengan Eropa Barat tanpa harus transit di Eropa Timur.

Rusia saat ini sudah memenuhi seperempat kebutuhan energi Eropa. Sekitar 140 miliar meter kubik (mmk) gas setiap tahunnyadipasok Rusia ke Eropa. Nord Stream akan menambah angka pasokan itu sebesar 55 mmk yang berarti akan terus meningkatkan ketergantungan gas alam Eropa dari Rusia.

Proyek itu, yang sudah didiskusikan sejak 1997, merupakan hasil komitmen kuat dari mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroeder dan Vladimir Putin, mantan presiden da PM Rusia saat ini.

Negara yang paling berkeberatn dengan proyek tersebut adalah Polandia. Pada 2006, Menhan Polandia membandingkan kesepakatan Rusia-Jerman itu layaknya Pakta Soviet-Nazi 1939. ada juga kekhawatiran lain bahwa jalur gas itu bakal disalahgunakan Rusia untuk kegiatan mata-mata. Hal yang segera dipandang Rusia sebagai tuduhan tak bedasar.

Nord Stream betul-betul menjadi proyek pan-Eropa dan berbagai perusahaan besar bergabung. Mereka berpengalaman dalam pembangunan dan pengoperasian proyek pipa gas alam. Pola kepemilikan saham akan berubah di masa datang seiring dengan makin banyaknya perusahaan yang akan bergabung.

Dengan Nord Stream, Rusia akan memasok gas ke Jerman, Perancis, Denmark, Belgia, dan Belanda. Bahkan, pipa bisa saja terus dibangun hingga ke Britania Raya. Rusia juga akan membantu mendiversifikasi jalur dan mengurangi ketergantungan mereka terhadap Ukraina untuk memasok gas ke Eropa.

Negara penerima akan terbebas dari gangguan pasokan akibat pertiakaian Rusia-Ukraina beberapa tahun belakangan. Hal itu juga menjadi alasan Jerman untuk mendukung proyek pemipaan gas tersebut. Nord Stream bakal memiliki cadangan gas dari Yuzhno-Russkoye yang memiliki cadangan gas potensial sebanyak 700 mmk.


Media Indonesia, 10 April 2010.



peta jalur nord stream



No comments:

Post a Comment